Guru Sukses Bikin Alat Motor Anti Begal

Maraknya begal motor yang terjadi saat ini diberbagai daerah seakan menjadi ketakutan tersendiri karena mudahnya pelaku begal motor ini bekerja dan tak tanggung-tanggung pelakunya bahkan tak ragu menghabisi nyawa korban jika berani melawan atas dasar itulah adanya pemikiran baru penemuan yang dilakukan oleh guru dan siswa pada sebuah SMK untuk menjadikan alat motor anti begal, seperti berita yang kami kutip dari JPPN
MALANG - Dua siswi SMKN 6 Malang, Okta Nila dan Gita Purnama, ketika naik motor matik di areal Balai Kota Malang tiba-tiba dihentikan dua laki-laki tidak dikenal pada Sabtu (2/5). Secara paksa, mereka merebut sepeda motor. Setelah motornya digondol, Okta dan Gita segera mencari bantuan.

Pelaku begal tidak bisa menjalankan motor yang mereka bawa kabur. Sebab, dalam waktu lima menit, motor itu tiba-tiba mengeluarkan bunyi alarm panjang dan mesinnya tidak bisa dihidupkan lagi. Alarm tersebut tetap berbunyi meski kontaknya sudah dilepas.

Aksi begal itu hanya simulasi untuk mendemonstrasikan karya antibegal kelas ototronika SMKN 6 Malang. Maraknya aksi begal jalanan menginspirasi tim guru di sekolah tersebut untuk menciptakan alat antibegal yang dipasang di motor.

Alat yang dinamakan kotrik tersebut diluncurkan saat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di balai kota pada Sabtu (2/5).

Alat itu merupakan hasil kreasi tim guru dan siswa SMKN 6 Malang. Tim guru beranggota Haris Setyobudi, Ricky Andri, Candra Winata, dan Irfan Hamdani. Sementara itu, kelompok siswa beranggota Muhammad Sholeh, Syamsul Arifin, Okta Nila, dan Gita Purnama. Semua guru dan siswa itu berasal dari kelas ototronika.
''Orang jadi waswas jika keluar rumah karena takut keselamatan dan harta bendanya,'' papar Kepala SMKN 6 Malang Aksi Hari.

Tim guru dan murid SMKN 6 Malang tergerak untuk menciptakan alat yang berfungsi sebagai pengaman. (*/c2/abm/JPNN/c15/ano)
No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.