Aplikasi Raport K13 Kemdikbud Untuk SD,SMP,SMA dan SMK

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan/Kemdikbud akan rilis Aplikasi Raport Kurikulum 2013 untuk SD,SMP, SMA dan SMK, sedang dan tengah digarap kemdikbud guna pelaksanaan penilaian serta hasil akhir berupa raport kurikulum  2013 atau laporan hasil belajar yang berstatus resmi untuk digunakan. Selama ini keluhan-keluhan para Guru atau sekolah tentang tata cara penilaian serta apakah raport harus tiap sekolah membuat sendiri kiranya sudah dipertimbangkan kemdikbud.

kita ketahui berbagai program penilaian dan raport untuk kurikulum 2013 secara kreatif banyak guru yang telah membuatnya dari aplikasi berbayar hingga gratis, guna membantu sesama guru dalam tugasnya karena selama ini tak ada kejelasan Raport ini apakah pihak sekolah yang membuatnya atau dari pusat langsung yang dalam hal ini kemdikbud hingga sebelumnya dan sampai info ini terbit ditengah pembelajaran semester 1 yang telah berjalan membuat para guru-guru berpikir untuk secara mandiri membuatnya dan bertebaran didunia maya dari berbagai versi yang telah mengikuti peraturan menteri tentang kurikulum 2013 dari berbagai perubahannya.

Aplikasi Raport K13 Kemdikbud Untuk SD,SMP,SMA dan SMK
Kabar gembira bagi rekan guru dan sekolah karena di Infokan oleh Staff Data Base Kemdikbud Yusuf Rokhmat,MT. bahwa aplikasi Raport K13 atau Kurikulum 2013 telah hampir pada tahap Finalisasi jadi tak akan lama lagi akan dirilis dan diperkirakan pada akhir desember 2014 atau akhir semester 1 tahun 2014. dan aplikasi ini akan terintegrasi pula pada Dapodikdas Baca Menu Input Nilai Raport akan ada pada Dapodik , agak telat memang kalau kita berkaca dari perkiraan Rilis.
Dan Jelas nya. aplikasi raport k13 kemdikbud ini akan ada pada direktorat masing-masing SD,SMP,SMA,SMK
Aplikasi Raport K13 Kemdikbud Untuk SD,SMP,SMA dan SMK
Jelas aplikasi pendidikan ini tidak diperjual belikan karena pemerintah yang buat, dengan anggaran negara.  Kita tunggu rilisnya semoga benar apa yang disampaikan beliau namun dalam tanda kutip hal-hal yang seperti ini apa mungkin tidak kembali pada Operator Sekolah lagi tanpa berpikir untuk memperhatikan kesejahteraannya lebih awal, semoga tidak demikian.


No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.