Rombel Tidak Normal Pada Dapodikdas

Dalam permendiknas tersebut dinyatakan jumlah jam mengajar pada masing-masing jenjang kelas untuk SMP adalah 32 jam dan boleh menambah 4 jam, sehingga jumlahnya menjadi 36 jam. pada Inputan Dapodikdas.

Begitu juga dengan SD untuk kelas tinggi (4,5,6) jumlah jam perombel adalah 32 jam plus 4, sedangkan untuk kelas bawah kurang dari 32 jam plus 4, jika penerapan ktsp pada kelas bawah murni mengacu pada ktsp maka guru kelas yg mengajar pada kelas 1 tentu tidak akan mencukupi 24 jam mengajar.

Oleh karena itu penghitungan di SD disamakan untuk semua kelas adalah 32 jam plus 4. Rombel menjadi tidak normal jika pada rombel tersebut jumlah jam perminggu lebih dari 32+4 = 36 jam.
Pada contoh diatas yang menyebabkan rombel tidak normal adalah karena jumlah jam lebih dari 36 dan ada beberapa mata pelajaran yang diajarkan oleh dua orang guru (IPS, PPKn, Seni Budaya).  Rombel juga jadi tidak normal jika didalam rombel tersebut memiliki data mata pelajaran yang sama lebih dari satu orang guru yang mengajarnya..


Juga tidak Normal kalau Matpel Wajibnya lebih dari 32 jam,,, contoh 36 jam semuanya ada di Matpel Wajib maka Rombelnya jadi tidak normal seharusnya 32 Matpel Wajib + 4 Matpel Wajib (tambahan 4 jam)

Sebaliknya formasi 32 Matpel Wajib + 4 Matpel Wajib (tambahan 4 jam) juga tidak akan normal jika wajib tambahan nya melebihi 4 jam.

Persoalan Moluk yang diakui oleh P2TK sudah dibahas pada posting sebelumnya.
Semoga bermanfaat masalah Solusi JJM tidak Linear pada Dapodikdas akan dibahas selanjutnya.
No comments

Note: Only a member of this blog may post a comment.